Tallu Lolona Philosophy as the Basis of Torajan Christian Education in the Public Sphere: An Attempt to Break the Polarization of Christian Education
DOI:
https://doi.org/10.32729/edukasi.v24i1.2126Keywords:
Christian Education, Tallu Lolona, Public Theology, Educational Polarization, TorajaAbstract
This study addresses the critical issue of educational polarization in Indonesia, where Christian education is often fragmented between academic-cognitive learning in schools and spiritual-indoctrination in churches. This dichotomy limits the impact of faith values in the public sphere, particularly in facing contemporary ecological and social challenges. Using an integrative literature review method, this research synthesizes various theological and cultural perspectives to propose a more holistic framework. The study identifies the Torajan philosophy of Tallu Lolona—which emphasizes the interconnectedness of humans (lolo tau), animals (lolo patuoan), and plants (lolo tananan)—as a vital ethical and pedagogical foundation. The findings suggest that by integrating Tallu Lolona into a collaborative curriculum between schools and churches, Christian education can move beyond descriptive summaries toward an analytical synthesis that promotes transformative praxis. This research offers a novel model of integrative education that empowers students to manifest Christian values as a response to public issues such as environmental degradation and social disharmony. This study contributes to the development of contextual public theology and provides a practical roadmap for educators and religious leaders in pluralistic societies.
ABSTRAK
Penelitian ini mengkaji isu kritis mengenai polarisasi pendidikan Kristen di Indonesia, di mana pendidikan agama sering kali terfragmentasi antara pembelajaran akademik-kognitif di sekolah dan indoktrinasi spiritual di gereja. Dikotomi ini membatasi dampak nilai-nilai iman dalam ruang publik, terutama dalam menghadapi tantangan ekologis dan sosial kontemporer. Dengan menggunakan metode tinjauan pustaka integratif (integrative literature review), penelitian ini mensintesis berbagai perspektif teologis dan budaya untuk mengusulkan kerangka kerja yang lebih holistik. Studi ini mengidentifikasi filosofi Toraja, Tallu Lolona—yang menekankan keterhubungan antara manusia (lolo tau), hewan (lolo patuoan), dan tumbuhan (lolo tananan)—sebagai fondasi etis dan pedagogis yang vital. Temuan penelitian menunjukkan bahwa dengan mengintegrasikan Tallu Lolona ke dalam kurikulum kolaboratif antara sekolah dan gereja, pendidikan Kristen dapat bergerak melampaui sekadar ringkasan deskriptif menuju sintesis analitis yang mendorong praksis transformatif. Penelitian ini menawarkan model baru pendidikan integratif yang memberdayakan peserta didik untuk memanifestasikan nilai-nilai Kristiani sebagai respons terhadap isu-isu publik seperti degradasi lingkungan dan disharmoni sosial. Studi ini berkontribusi pada pengembangan teologi publik kontekstual dan memberikan panduan praktis bagi para pendidik serta pemimpin agama dalam masyarakat yang pluralistik.
Downloads
References
Caludia, Etni, Margareta Windi, Merliyanti Rappa, and Peronika Rappa’. 2024. “Integrasi Nilai-Nilai Filosofi Tallu Lolona Dalam Kurikulum Pendidikan Agama Kristen Untuk Generasi Z.” Relinesia: Jurnal Kajian Agama Dan Multikulturalisme Indonesia 3 (4): 215–24. https://doi.org/10.572349/relinesia.v3i4.2161.
Desianti. 2024. “Pemuda Katolik Toraja Minta Politisi Tidak Gunakan Politik Identitas Di Pilkada.” Kareba Toraja. 2024. https://kareba-toraja.com/pemuda-katolik-toraja-minta-politisi-tidak-gunakan-politik-identitas-di-pilkada/.
Graham, Elaine. 2013. Between A Rock and A Hard Place: Public Theology in A Post-Secular Age. London: SCM Press.
Hattu, Justitia Vox Dei. 2019. “Keterkaitan Pendidikan Kristiani Di Sekolah Dan Gereja.” Indonesian Journal of Theology 7 (1): 25–45. https://doi.org/10.46567/ijt.v7i1.4.
Kobong, Theodorus. 2022. Injil Dan Tongkonan: Inkarnasi, Kontekstualisasi, Transformasi. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Masseleng, Binsar Jonathan Pakpahan, dan Hiskianta Septian. 2023. “Falsafah Tallu Lolona Dan Perspektif Teologi Penciptaan Norman Wirzba Sebagai Landasan Ekoteologi Kontekstual.” KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta 6 (1): 149–70. https://doi.org/10.47167/kharis.v6i1.227.
Nasution, Fitri Haryani. 2019. 70 Tradisi Unik Suku Bangsa Indonesia. Jakarta: Bhuana Ilmu Populer.
Pakpahan, Binsar Jonathan. 2020. “Editorial: Tema Teologi Publik Di Tengah Krisis.” Theologia in Loco 2 (1): 1–7. https://doi.org/10.55935/thilo.v2i1.188.
Panggara, Robi. 2015. Upacara Rambu Solo’ Di Tana Toraja: Memahami Bentuk Kerumunan Di Tengah Situasi Konflik. Bandung: Kalam Hidup.
Patandean, Yulius Roma. 2024. “Catatan Kritis Terhadap Terjadinya Banjir Di Kota Makale, Tana Toraja.” Kompasiana. 2024. https://www.kompasiana.com/owenjuve/65dbeaf1c57afb0a2d5c25d7/catatan-kritis-terhadap-terjadinya-banjir-di-kota-makale-tana-toraja.
Patrecia, Yenni, and Prayuda. 2022. “Budaya Tallu Lolona Sebagai Dasar Beroikumene Semesta Bagi Masyarakat Toraja.” KAMASEAN: Jurnal Teologi Kristen 3 (2): 84–98. https://doi.org/10.34307/kamasean.v3i2.153.
Rerung, Alvary Exan. 2024. “Membaca Falsafah Tallu Lolona Sebagai Sarana Eko-Misional Kontekstual Gereja Toraja Berdasarkan Kejadian 1:27-28 Dan 2:15.” SOPHIA: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen 5 (2): 127–38. https://doi.org/10.34307/sophia.v5i2.220.
Sandarupa, Stanislaus, Simon Petrus, Simon Sitoto, and Kambunni’. 2016. Kambunni’ Kebudayaan Tallu Lolona Toraja. Makassar: De La Macca.
Sapri, Stefanus. 2022. “Makna Falsafah Budaya Tallu Lolona.” Melo: Jurnal Studi Agama-Agama 2 (1): 1–11. https://doi.org/10.34307/mjsaa.v2i1.20.
Sasongko, Nindyo. 2019. “Arah Baru Pendidikan Kristiani Di Indonesia?: Sebuah Pengantar Editor.” Indonesian Journal of Theology 7 (1): 1–6. https://doi.org/10.46567/ijt.v7i1.1.
Sumbang, Peter Satta, and Adrial Rumengan. 2019. “Aluk, Adat, Dan Budaya Toraja Di Tallu Lembangna.” In Sejarah Leluhur, Aluk, Adat, Dan Budaya Toraja Di Tallu Lembangna, edited by Bert Tallulembang and Michael Andin. Yogyakarta: Gunung Sopai.
Tempo. 2010. “Rusuh Di Toraja Telan Korban Jiwa.” Tempo. 2010. https://nasional.tempo.co/read/258305/rusuh-di-toraja-telan-korban-jiwa.
Zaluchu, Sonny Eli. 2020. “Strategi Penelitian Kualitatif Dan Kuantitatif Di Dalam Penelitian Agama.” Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat 4 (1): 28–38. https://journal.sttsimpson.ac.id/index.php/EJTI/article/download/167/pdf.
———. 2021. “Metode Penelitian Di Dalam Manuskrip Jurnal Ilmiah Keagamaan.” Jurnal Teologi Berita Hidup 3 (2): 249–66. https://doi.org/10.38189/jtbh.v3i2.93.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Alvary Exan Rerung

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




